Selasa, 05 Desember 2017

PERANAN TEKNOLOGI PERKANTORAN


A. Pengertian teknologi perkantoran.
Teknologi perkantoran adalah bagaimana proses mencatat, menghimpun, mengolah, memperbanyak, mengirim dan menyimpan bahan-bahan keterangan secara efisien dengan menggunakan mesin-mesin. Oleh karena itu perlu sekali mengenal tentang jenis mesin untuk keenam macam kegiatan itu dan bagaimana cara menggunkannya. Untuk dapat menggunakannya dengan baik perlu mengetahui ciri-ciri tiap-tiap mesin, cara kerjanya, bagian-bagiannya dan cara-cara pemeliharaannya.
B. Macam-macam mesin kantor
1. Dilihat dari tenaga penggeraknya, yaitu:
  • Mesin manual ialah mesin-mesin yang digerakkan oleh tenaga manusia.
  • Mesin listrik (elektrik) ialah mesin-mesin yang digerakkan dengan tenaga listrik atau baterai.
2. Dilihat dari cara kerja dan komponen mesinnya:
  • Mesin mekanik yaitu mesin-mesin yang rangkaian komponennya tampak bergerak dalam operasinya.
  • Mesin elektronik yaitu mesin-mesin dengan rangkaian komponen elektronik, berupa kabel-kabel.
C. Pengaruh perkembangan teknologi perkantoran
Perkembangan teknologi perkantoran mempunyai pengaruh yang positif terhadap ketenagakerjaan, prosedur kerja dan hasil kerja perkantoran itu sendiri disamping dampak negatifnya.
Manfaat terhadap ketenagakerjaan yaitu:
  • Peningkatan mutu tenaga kerja
  • Menigkatkan kegairahan dan kedisiplinan kerja
  • Meningkatkan penghasilan bagi tenaga kerja
  • Meringankan tenagadan pikiran pegawai
Manfaat terhadap prosedur kerja yaitu:
  • Mempercepat penyelesaian pekerjaan
  • Menyederhanakan prosedur kerja atau memperpendek mata rantai penylesaian pekerjaan.
  • Memperlancar pekerjaan
  • Mempermudah penyelesaian pekerjaan
Manfaat terhadap hasil kerja yaitu:
  • Meningkatkan mutu hasil pekerjaan kantor
  • Mempertinggi jumlah hasil pekerjaan
  • Memenuhi standar mutu tertentu
  • Memperoleh keseragaman bentuk, ukuran dan jenis hasil pekerjaan kantor.
Dampak negatif perkembangan teknologi perkantoran pada umumnya dirasakan sekali terutama yang menyngkut ketenagkerjaan dan penambahan biaya sebagai berikut:
  • Mengurangi pengguanaan tenaga kerja dan berakibat menambah pengangguran.

  • Kesulitan untuk mencari tenaga kerja yang memiliki tingkat ketrmpilan tertentu.

  • Menimbulkan rasa ketergantungan kepada mesin yang sulit akan menimbulkan pemborosan.

  • Dapat menimbulkan suara gaduh sehingga mengganggu pegawai lainnya.

  • Penggunaan mesin tertentu dapat memerlukan sarana penunjang lainnya yang memerlukan biaya.